Jika Saya Jadi Presiden

Ada beberapa pemikiran dalam kepala saya yang sebenarnya sudah sering kali saya utarakan sambil bercanda didepan teman-teman. Pemikiran ini saya posting dalam blog ini dalam rangka menyambut pemilu legislatif yang tinggal beberapa-hari lagi.

  1. Jika Saya Jadi Presiden, hal pertama yang akan saya lakukan adalah memotong gaji pejabat. Alasannya, berdasarkan pemikiran awam saya, jika gaji pejabat tidak begitu besar seperti saat ini, maka orang yang jadi wakil rakyat adalah orang-orang sukarelawan yang professional dan benar-benar peduli terhadap rakyat. Bukan jadi pejabat karena mengharap gaji dan sampingan yang besar.
  2. Jika Saya Jadi Presiden, saya akan mencanangkan gerakan sedekah pejabat perbulan. Jika setiap anggota dewan di MPR gajinya disedekahkan setiap bulan sebesar 1 juta rupiah saja, maka setiap bulan ada dana sekitar 500 juta rupiah yang bisa dialokasikan ke masyarakat yang membutuhkan.
  3. Jika Saya Jadi Presiden, saya ingin sekali menghargai orang-orang terpintar (otak) di negeri ini dengan fasilitas yang menjamin mereka dan keluarganya. Lebih dari uang sebesar 1 milyar rupiah atau sebuah rumah yang biasa diberikan kepada mereka yang berprestasi di bidang olah raga (otot).
  4. Jika Saya Jadi Presiden, saya akan cetak generasi muda yang berpendidikan dan berilmu tinggi. Karena saya percaya, dengan memiliki bangsa yang cerdas dan berpendidikan, maka negara kita dapat bersaing dengan negara maju lainnya. Negara kita bisa menciptakan teknologi yang canggih dalam segala bidang seperti bidang Energi, Militer, dsb.
  5. Jika Saya Jadi Presiden, saya akan buktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa bermartabat. Bangsa yang harus disegani oleh bangsa lain dan bangsa yang ditakuti dalam perang. Bukan bangsa yang manja, konsumtif, dan mudah dikendalikan oleh bangsa lain.

Semoga pemikiran ini bisa menjadi inspirasi bagi siapapun yang siap memimpin bangsa ini. Dan untuk rekan-rekan yang bersiap-siap untuk memilih. Pesan saya, berhati-hatilah dalam memilih partai dan calon presiden. Pilihlah partai atau calon yang profesional dan tidak mengumbar janji.

Dan bagi para partai dan calon yang sudah banyak mengumbar janjinya kepada rakyat, ingatlah bahwa segala ucapan dan janji adalah utang. Dan utang tidak akan terputus bahkan hingga kelak di akhirat akan dipertanggung jawabkan :D