Review HT G30 Dari Linuxer

Setelah beberapa waktu ini berkutat membandingkan Mito 8100, HT G30 dan Nexian G911 (Bundle Indosat), akhirnya pilihan saya jatuh pada HT G30 dari HT Mobile.

Kebutuhan utama saya sebenarnya adalah fitur Dual On SIM card saja (karena saya malas membawa 2 HP untuk kartu yang berbeda).

Akhir-akhir ini beberapa promo di televisi membuat saya tertarik untuk memiliki HP seperti ini. Dan menurut saya, untuk produk Cina yang satu ini, perbandingan harga dan fiturnya sesuai.

Untuk detail fitur dan perbandingannya dari semua produk diatas sudah banyak dibahas di beberapa forum ponsel. Disana juga saya mendapatkan banyak informasi mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing produk.

Untuk saya pribadi, pilihan saya terhadap produk ini didasari:
  1. Harga termurah dibanding yang lainnya (di Samarinda).
  2. Komunitas dan forum komunikasi di situsnya kuat.
  3. Service center ada di kota tempat tinggal saya.
  4. Software versi terbaru sudah menghilangkan beberapa bug yang mengganggu.
Point terakhir inilah yang menjadikan harga HP ini paling murah (setidaknya itu yang dikatakan salesnya :D), karena bug di software bawaan. Adanya bug ini juga menjadikan response HT G30 ini lebih lambat dari kompetitornya.

HT Mobile sendiri merekomendasikan pengguna HT G30 untuk segera melakukan update software ke versi terbaru di service center terdekat untuk memperbaiki seluruh bug tersebut.

Dari spesifikasi teknis, saya akan coba berikan review yang belum tergali oleh reviewer di beberapa website :D

Hardware

Seperti halnya kebanyakan HP buatan Cina, vendor hardware sebenarnya adalah MediaTek. Saya bukan pertama kali menggunakan HP Cina ini, sebelumnya juga saya pernah menggunakan seri HP Cina dari vendor Cynix dan memiliki basis hardware serupa, yaitu MediaTek (MTK) namun berbeda seri hardware.

Untuk HT G30, seri hardware MTK yang digunakan adalah MT6225. Hasil dmesgnya adalah sebagai berikut:
usb 3-1: New USB device found, idVendor=0e8d, idProduct=0003
usb 3-1: New USB device strings: Mfr=3, Product=4, SerialNumber=5
usb 3-1: Product: MT6225
usb 3-1: Manufacturer: MediaTek Inc
usb 3-1: SerialNumber: XXXXXXXXXXXXXXX
usb 3-1: configuration #1 chosen from 1 choice
cdc_acm 3-1:1.1: ttyACM0: USB ACM device
usbcore: registered new interface driver cdc_acm
cdc_acm: v0.26:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
Kebanyakan biasanya di Indonesia beredar HP Cina berbasis hardware MT6227 dengan ciri paling mudah untuk membedakannya adalah seri tersebut memiliki kamera internal 2 MP. Dan hardware MT6225 dengan ciri paling mudah untuk membedakannya adalah seri hardware ini memiliki kamera VGA saja (termasuk HT G30).

Software

Sistem operasi yang digunakan oleh MTK adalah MTK OS. MTK OS merupakan RTOS (Real-Time Operating System) turunan dari Nucleus OS dari Mentor Graphics. Beberapa rumor menyebutkan bahwa OS ini pun memiliki karakteristik yang sama dengan UNIX. Sehingga beberapa forum diluar negeri ada juga yang sempat membahas apakah Linux bisa dipasang atau tidak pada basis hardware MTK ini.

HT G30 ini dilengkapi dengan Java VM, tetapi bukan dari Sun. Versi Java yang digunakan adalah JBlend Micro dari vendor Aplix Corporation. JBlend dapat menjalankan ratusan (mungkin ribuan) aplikasi Java termasuk game yang tersedia di pasaran. Karena JBlend dikembangkan dari versi Open Source Sun Java.

Hal yang menarik lainnya adalah HT G30 dilengkapi FM Tuner (sebelumnya di seri MT 6227 yang saya miliki tidak ada) dan NES (Nintendo Entertainment System) Emulator. Sehingga game-game klasik dari jaman Nintendo seperti Super Mario Bros, Zelda, Donkey Kong, 1942, dsb. bisa dijalankan di HP ini.

Namun, sampai dengan tulisan ini dimuat, saya belum menemukan cara bagaimana memainkan game-game tersebut. Karena keypad seakan-akan tidak merespon jika berada didalam game tersebut. Yang berfungsi hanya tombol untuk meng-close game tersebut :p

Konektifitas

Karena saya menggunakan Linux, CD bawaan vendor HP ini tidak saya sentuh sama sekali :D. Petama-tama saya test menggunakan kabel data. Begitu dipasang, ponsel akan meminta kita untuk memilih 3 mode:
  1. Mode COM untuk komunikasi data (termasuk dialup modem).
  2. Mode Mass Storage (seperti USB Flash Disk).
  3. Mode Webcam (memfungsikan ponsel seperti halnya webcam untuk PC).
Untuk seting sebagai modem, HT G30 sudah otomatis terdeteksi sebagai /dev/ttyACM0 ketika dipilih mode COM. Yang perlu anda lakukan tinggal menjalankan wvdialconf dan secara otomatis init string serta baud rate yang sesuai untuk modem langsung terdeteksi.

Jika anda memilih untuk menggunakan Bluetooth, anda harus memahami prinsip mengkoneksikan ponsel melalui Bluetooth ke Linux Box anda termasuk konfigurasi rfcomm. Biasanya Bluetooth DUN (Dial-Up Networking) modem akan ditemukan di /dev/rfcomm0.

Anda tinggal mengganti /dev/ttyACM0 menjadi /dev/rfcomm0 pada konfigurasi wvdial.conf anda. Atau, jika anda pengguna Telkomsel Flash, berikut saya lampirkan konfigurasi wvdial.conf yang saya gunakan untuk koneksi dengan modem ini:
[Dialer Bluetooth]
Modem = /dev/rfcomm0

[Dialer Cable]
Modem = /dev/ttyACM0
Modem Type = USB Modem

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","internet"
Password = ''
Phone = *99#
New PPPD = Yes
Stupid Mode = On
Baud = 460800
Auto DNS = On
Modem = /dev/ttyACM0
ISDN = 0
Modem Type = USB Modem
Username = ''
Carrier Check = No
Pengguna provider lain harap menyesuaikan konfigurasi APN (pada bagian Init 3), username dan password di konfigurasi diatas.

Untuk melakukan koneksi dengan Kabel Data, anda tinggal mengetikan perintah:
$ sudo wvdial Cable
dan untuk melakukan koneksi dengan Bluetooth, ketikan perintah:
$ sudo wvdial Bluetooth
Semoga review ini membantu anda yang berminat untuk memiliki ponsel seperti ini :D