Pintar Ber-Ponsel Pintar

Setelah puas dengan Ponsel Cina yang saya gunakan lebih dari satu tahun (hingga kondisi lapisan keypadnya hancur :p), belakangan ini saya memperoleh keluarga baru gadget untuk menunjang aktivitas saya sehari-hari, yaitu sebuah Ponsel Pintar (smartphone) Samsung OmniaPRO B7320.


Reaksi teman-teman saya beragam setelah mengetahui saya menggunakan smartphone ini, sampai ada yang menyebut saya "murtad" dengan alasan "Linux Geek kok pake Windows Mobile" :p.

Sebelumnya saya memang berencana untuk memiliki sebuah Mobile Internet Device (MID), karena sering kali saya diminta untuk me-remote server di tempat client saya dalam waktu-waktu yang tidak terduga.

Pilihan pertama tentu jatuh pada Netbook, tetapi mengingat situasi yang akan saya hadapi, saya berpikir Netbook pun tidak selalu bisa saya bawa kemana-mana. Oleh karena itulah pada akhirnya pilihannya jatuh ke smartphone.

Apa yang menjadikan smartphone pilihan saya ini begitu spesial? Yang paling utama adalah karena saya memperolehnya dengan harga 1 jutaan disaat harga baru untuk smartphone tersebut masih berkisaran 2,3 juta. Saya mendapatkan barang second dengan kondisi 98% (cuma cacat casing sedikit) dan garansi sisa 7 bulan (cukup fair).

Hal pertama yang saya lakukan adalah upgrade ROM ke versi Windows Mobile 6.5 Standard (WinMo 6.5 STD), hal ini dilakukan karena kebetulan smartphone yang saya dapatkan masih menggunakan ROM 6.1. Saya tidak dapat melakukan upgrade dengan menggunakan aplikasi resmi dari Samsung, namun untungnya ada aplikasi pihak ketiga yang membantu saya dalam proses ini.


Berikutnya saya berkutat dengan bagaimana cara melakukan sinkronisasi antara smartphone saya dan notebook saya untuk data file, kontak, task dan agenda. Ternyata stack untuk proses ini telah lama dikembangkan dengan proyek SynCE. SynCE sudah sangat matang melakukan tugasnya dalam proses sinkronisasi ini, sehingga saya tidak menemukan kendala yang berarti untuk mencapai tujuan saya.


Bahkan diluar dugaan, ternyata proses sinkronisasi kontak dari Evolution ke Outlook Mobile juga mendukung sinkronisasi Contact Pictures.


Sehingga jika anda ingin memasang foto kontak anda, anda bisa melakukannya melalui Evolution atau langsung dari smartphone tersebut.

Trend smartphone saat ini didominasi oleh BlackBerry (BB) dan Android, sehingga peminat untuk Windows Mobile cenderung menurun. Apalagi brand yang pertama merupakan gaya hidup baru masyarakat indonesia. Lihat saja di sekitar anda, ada berapa orang yang menggunakan BB :D

Namun seharusnya semua itu kembali ke kebutuhan kita sendiri. Saya sebelumnya cukup puas dengan menggunakan Ponsel Cina karena kebutuhan saya adalah menggunakan fitur dual sim card. Dan ketika saya tidak membutuhkan lagi fitur tersebut, berganti ke kebutuhan untuk MID, akhirnya saya berpindah menggunakan smartphone.

Berikut adalah screenshot aplikasi yang saya gunakan untuk menunjang aktifitas mobile saya:


Dengan fitur segudang, semua itu bisa diperoleh dengan budget yang minimal :D Ingat, anda juga harus Pintar Ber-Ponsel Pintar!