Review LG Vortex VS660 (Android CDMA)

lg-vortex-1_thumb12
Kali ini mungkin terbalik, biasanya saya buat review dulu sebelum saya rilis Custom ROM untuk handset saya :-). Itu terjadi karena saya sangat interest dengan Android CDMA yang satu ini.

Awalnya berbekal keinginan saya untuk memiliki handset Android namun yang berbasis CDMA. Kenapa harus Android dan kenapa CDMA?

Menurut saya Android (atau iPhone) ini seperti mainan mahal :-p. Mungkin lebih banyak dipake main-mainnya daripada dipake untuk menelepon atau SMS. Disisi lain, saya juga memiliki sebuah Fixed Wireless terminal untuk nomor CDMA yang saya gunakan disamping nomor GSM saya.

IMG00012-20110506-2143

Singkat ceritanya seperti pada gambar, saya perlu handset untuk menggantikan handset di sebelah kiri :-) tetapi sekaligus bisa dipakai untuk entertainment diwaktu senggang (karena nomor CDMA saya tidak seaktif nomor GSM saya).

Terimakasih kepada huroncom di KASKUS akhirnya kebutuhan saya terpenuhi. Pada awalnya memang saya mencari LG Optimus S (Sprint) dengan alasan ketersediaan Custom ROM untuk handset tersebut sudah banyak. Tetapi karena yang tersedia pada saat itu hanya LG Vortex (Verizon) saya pikir tidak begitu masalah karena pada dasarnya dari sisi hardware, seri LG Optimus ini memiliki hardware yang mirip.

Untuk kelas Mid-End, seri LG Optimus baik untuk GSM maupun CDMA merupakan pilihan yang bijak. Dengan harga yang relatif dibawah pesaingnya, kita disuguhkan spesifikasi hardware yang memadai. Walaupun clock processor hanya 600 MHz, tapi dengan kekuatan Adreno 200 GPU, game-game 3D bisa dijalankan dengan mulus.

Bahkan processor ini “mampu” dioverclock dengan stabil menggunakan custom kernel. Dengan sedikit dioverclock ke 768 MHz saja, Quadrant Scorenya mampu melampaui Samsung Galaxy S.

254518_1913447109131_1030512125_2166244_5399074_n252313_1913445189083_1030512125_2166241_3980276_n

Hanya saja, handset CDMA khususnya yang sistem inject agak sedikit ribet untuk konfigurasinya. Apa lagi LG Vortex keluaran Verizon Wireless ini sebagian besar konfigurasinya dihardcoded ke firmware. Artinya beberapa konfigurasi tidak dapat kita ubah nilainya, seperti contohnya konfigurasi untuk konektifitas data dan nama operator.

Tapi dengan sedikit usaha, semuanya akhirnya bisa diakali :D untuk nama operator, bisa dilakukan perubahan pada file eri.xml yang ada di dalam file framework-res.apk dan tidak lupa menyesuaikan nilai roaming indicatornya dengan PRL yang digunakan. Hasilnya bisa dilihat seperti pada gambar berikut:

251753_1913701235484_1030512125_2166508_3818745_n

Saya merekomendasikan menggunakan aplikasi LG PST (Lab Version) untuk melakukan NAM dan Service Programming untuk handset ini. Karena berdasarkan pengalaman, baik setting NAM, PRL dan Konektivitas Data lebih mudah dan sukses dengan menggunakan aplikasi ini.

Untuk penggunaan sehari-hari, saya menggunakan paket data unlimited dari Telkom Flexi (64 kbps) namun hanya untuk email dan social network saja. Saya menggunakan hotspot di kantor untuk download/upgrade aplikasi dari market.

Daya tahan baterai untuk handset ini juga cukup baik, jika digunakan secara aktif, baterainya bertahan selama 1 hari, sedangkan jika stand by saja, daya tahan baterainya bisa mencapai 2 hari.

Akhir kata, saya pribadi sih cukup puas dengan handset ini. Walaupun sebelumnya sempat menyesal karena keterbatasan yang dimiliki handset ini untuk dimodifikasi lebih jauh, tidak seperti seri LG Optimus yang lainnya.

Untuk spesifikasi lengkap handset ini, bisa anda temukan disini.