Pilih Menjadi Invinsible atau Popular?

Saat saya membuat artikel ini, kondisi pikiran saya kalo istilah “alay” sekarang lagi “galau” :D. Saya dihadapkan ke dua pilihan yang sama-sama bagus. Lain halnya kalau kita disuruh memilih diantara yang bagus dan yang jelek, keputusan bisa diambil dengan mudah.

Yang sedang saya pikirkan ini adalah dua perusahaan yang sedang dan akan mempekerjakan saya. Mungkin sekarang saat yang tepat untuk membuat tabel perbandingan:

Company A Company B
Hub. Kerja - +
Fasilitas + +
Keilmuan + ++
Keamanan ++ +
Teknologi + ++
Suasana - +
Salary + -
Jenjang + ++
Resiko * ++ --
Idealisme - +
Popularity + ++
Final Score 8 10

Catatan: * = Minus Lebih Besar

Kalau dijabarkan seperti pada tabel, jelas Company B memiliki keunggulan. Dilema terbesar saya adalah:
  1. Resign dari Company A tanpa mengganggu existing project dan solidaritas tim.
  2. Terjun ke Company B which is a startup company, dengan segala resiko besar yang bakal dihadapi.
  3. Company A sering berlaku sebagai Sub-Kontraktor dalam multi-billion dollar (atau euro) project. Eksistensinya hampir tidak keliatan, seperti pemain di belakang layar (invinsible)
  4. Company B memiliki holding company yang sudah go public dan bertaraf international (popular).
Kalo anda jadi saya, pilih yang mana?! Invinsible atau Popular?